TEGUHKAN KEMANUNGGALAN UNTUK MU IBU PERTIWI

Indonesia adalah negara dengan penuh keberagaman baik secara ras, budaya, agama, gender dan adat istiadat. Indonesia adalah negara dengan beribu perbedaan, kasta dan aliran. Tetapi Indonesia adalah negara yang tegar dan kokoh akan persatuan dan kesatuan. Masih ingatkah anda dengan pelajaran PKn sewaktu di sekolah? Salah satu yang dibahas adalah persatuan dan kesatuan NKRI yang sangat jelas sudah terlampir dalam Pembukaan UUD 1945 yang berisi "Mewujudkan bangsa yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil, dan makmur".


Berdasar pada tahun yang sama, terbentuklah Tentara Keamanan Rakyat (TKR) yang berdiri pada tanggal 5 Oktober 1945 dengan tujuan agar keamanan rakyat dapat terjaga. Namun, berkat keputusan Ir. Soekarno dengan resmi mengubah nama Tentara Keamanan Rakyat menjadi Tentara Nasional Indonesia yang jatuh pada tanggal 3 Juni 1947. Hal ini dilakukan untuk mempersatukan Tentara Republik Indonesia dengan barisan-barisan bersenjata tersebut menjadi Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Dalam artikel saya kali ini, saya menuliskan betapa perlunya kemanunggalan antara TNI dan Rakyat untuk mencapai sila "Persatuan Indonesia" agar Ibu Pertiwi turut tak bersusah hati akan kehadiran persatuan dan kesatuan sesama manusia untuk  bangsa yang beradab.

Indonesia hidup di dalam berbagai macam keberagaman, baik itu suku, bangsa, budaya dan agama. Dari ke semuanya itu, Indonesia berdiri dalam suatu keutuhan. Menjadi kesatuan dan bersatu di dalam persatuan yang kokoh di bawah naungan Pancasila dan semboyannya, Bhinneka Tunggal Ika.

Tidak jauh dari hal tersebut, Pancasila membuat Indonesia tetap teguh dan bersatu di dalam keberagaman budaya dan menjadikan Pancasila sebagai dasar kebudayaan yang menyatukan budaya satu dengan yang lain. Karena ikatan yang satu itulah, Pancasila menjadi inspirasi berbagai macam kebudayaan yang ada di Indonesia.

Kembali lagi tentang TNI, dalam era globalisasi saat ini. Banyak terjadi masalah-masalah yang timbul dari luar maupun dari dalam masyarakat itu sendiri. TNI sebagai aparat negara yang siap memberikan kekuatan dengan kesadaran bahwa TNI selalu siap berjuang dan mengabdikan diri sekuat tenaga dan profesional untuk kepentingan rakyat Indonesia. Hal ini dapat dilihat dari kemanunggalan TNI dan Rakyat yang terbangun dalam jiwa bangsa atas rasa senasib sepenanggunaan guna meraih dan mewujudkan cita-cita bangsa.

Untuk itu, alasan yang sangat logis apabila prajurit TNI harus mampu mendekatkan diri dengan rakyat. Menghilangkan batas jarak yang sadar atau tidak di sadari dapat terjadi. Kemanunggalan dengan rakyat merupakan nyawa bagi keberlangsungan hidup TNI, negara dan bangsa. Ukuran utama profesionalisme TNI adalah ketika mampu menjadi prajurit yang dicintai oleh rakyatnya.

(Kemanunggalan TNI bersama Rakyat dalam membersihkan saluran air)
Perwujudan persatuan dapat berbentuk banyak hal, antara lain dengan menempatkan kesatuan, persatuan, kepentingan, dan keselamatan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi atau golongan. Sikap rela berkorban untuk kepentingan bangsa dan negara, rasa cinta Tanah Air dan bangsa, bangga sebagai Bangsa Indonesia dan ber-Tanah Air Indonesia, serta memajukan pergaulan dan menmghargai perbedaan demi persatuan dan kesatuan bangsa yang ber-Bhinneka Tunggal Ika merupakan contoh lain dari perwujudan persatuan.

Seperti pada gambar diatas, TNI bersama Rakyat membersihkan saluran air untuk mencegah terjadinya banjir dan genangan air. Hal ini sangat perlu berkelanjutan untuk tetap menciptakan tujuan sila ketiga yang berbunyi "Persatuan Indonesia". TNI tak hanya hadir untuk Indonesia yang bebas akan perlawanan dan singgungan dari luar, tetapi TNi hadir juga untuk rakyat. Indonesia semakin kuat atas persatuan, kesatuan dan kedamaian jika Rakyat dan TNI turut andil dalam keutuhan Ibu Pertiwi.

Persatuan itu sangat penting, perwujudannya cukup sederhana dan tak neko-neko. Tanpa adanya persatuan, maka perlahan bangsa ini akan hancur dan sia-sialah perjuangan para pahlawan pendiri bangsa. Terwujudnya cita-cita bangsa yaitu mewujudkan bangsa yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil, dan makmur akan berhasil dengan adanya tindakan dari rakyatnya.

Mari bersama-sama untuk mewujudkan kegandrungan yang sangat dicita-citakan dan sudar tergambarkan dibawah kaki burung garuda. Saya yakin dan percaya, TNI hadir dan Rakyat percaya kita akan bisa kuat.

Mari bersinergi,
Bersama Rakyat, TNI Kuat!

SELAMAT HARI PAHLAWAN, PAHLAWAN MASA KINI.

POTRET TNI UNTUK RAKYAT

 (Sinergitas TNI Kodim Hasanuddin dan Rakyat dalam Pembuatan Dekker)

  (Tinjauan Kodim Hasanuddin pada masyarakat korban kebakaran)
           
    (Prajurit Kodim Hasanuddin bersama Rakyat membangun jalan setepak)

     

2 Comments